Kesenian Dayak Harus Jadi Motor Penggerak Kesenian di Kotawaringin Timur

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 26 Februari 2020 - 17:01 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kesenian adat Dayak diharapkan menjadi motor penggerak semua kesenian yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sehingga dapat mendukung program pariwisata pemerintah daerah.

"Saya harap kesenian dayak bisa menjadi motor penggerak semua kesenian di Kotim ini," ujar Sekda Kotim Halikinnor, Rabu, 26 Februari 2020. 

Dia juga mengapresiasi pihak DAD yang menggelar pentas seni di Ikon Jelawat beberapa waktu lalu dan diharapkan bisa dikembangkan terus menerus.

Karena hal itu sangat dibutuhkan untuk menarik minat masyarakat dan juga wisatawan untuk berkunjung ke ikon kota Sampit sebagai tersebut. 

"Apa yang telah dilakukan tersebut tentu sangat kami dukung dan sudah seharusnya dikembangkan serta dilaksanakan terus menerus," katanya. 

Dia juga berharap nantinya di Ikon Jelawat tersebut tidak hanya ditampilkan kesenian dayak. Namun juga seluruh kesenian yang ada di daerah ini. Sehingga mereka memiliki tempat untuk mengembangkan dan mengenalkan seni yang ada. 

"Nanti juga harus dibuat sebuah lomba, sehingga jadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru