Jari Telunjuk Petugas BKSDA Kalimantan Tengah Digigit Anak Buaya

  • Oleh Muhammad Badarudin
  • 26 Februari 2020 - 17:30 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Jari telunjuk salah seorang petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah, M Aliansyah terluka digigit buaya. Tepatnya pada jari telunjuk tangan sebelah kanan. 

Jari telunjuk Aliansyah terluka saat hendak menangkap anak buaya hasil tangkapan warga di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Saat itu, petugas mengeluarkan anak buaya yang dikurung warga di teng kecil. 

Kemudian, anak buaya itu dipindahkan ke dalam karung kecil beserta teng tersebut. Saat hendak dikeluarkan dari teng dan dimasukan ke karung, buaya itu terlepas ke tanah. 

Spontan, Aliansyah langsung merespon dengan menangkap buaya tersebut. Sayangnya, saat hendak menangkap anak buaya itu lebih dulu menggigit jari telunjuk Aliansyah. 

Sehingga, jari telunjuk petugas BKSDA itu mengalami sobek kecil namun terus mengeluarkan darah. Namun, anak buaya yang lepas ke tanah itu berhasil ditangkap dan kemudian diikat menggunakan lakban. 

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Palangka Raya BKSDA Kalimantan Tengah, Junaedy Slamet Wibowo mengatakan, meskipun kecil buaya itu cukup membahayakan. Karena giginya itu sangat tajam. 

"Kecilnya saja sampai membuat sobek seperti itu. Apalagi buaya yang besar. Jadi kami imbau masyarakat hati-hati ketika beraktivitas. Terutama saat beraktivitas di sungai," imbau Junaedy. (M. BADARUDIN/B-5)

Berita Terbaru