Arus Deras dan Hujan Jadi Kendala Pencarian Korban Tenggelam di Mentaya Hulu

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 27 Februari 2020 - 17:20 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Arus deras dan hujan lebat dalam beberapa hari terakhir, menjadi kendala tim dari Basarnas, kepolisian, BPBD, dan masyarakat, untuk mencari 2 korban tenggelam di Sungai Mentaya, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 

"Kendala yang dihadapi di lapangan, yakni arus sungai tersebut deras dan beberapa hari terakhir ini hujan deras," ujar Kepala Basarnas Pos Sampit Suprapto, Kamis, 27 Februari 2020. 

Ketika hujan sendiri, pencarian terpaksa dihentikan sementara hingga menunggu reda. Meskipun begitu, pihaknya terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban tenggelam tersebut. 

"Kami akan terus mencari korban tenggelam, hingga waktu yang belum bisa kami tentukan," kata Suprapto. 

Dirinyapun berharap hal ini bisa dipahami pihak keluarga agar bisa bersabar. Mereka juga terus berupaya untuk mencari korban tersebut. 

Sementara, korban tenggelam tersebut yakni Susanto (24) dan juga Mubasir (38). Kejadian tersebut terjadi pada Minggu, 23 Februari 2020. Mereka tenggelam pada saat ingin memancing dan mencari buah menggunakan perahu ces bersama 4 orang temannya. 

Namun nahas bagi mereka, perahu tersebut karam tidak jauh dari awal mereka berangkat. Karena keduanya tidak bisa berenang, membuat mereka tenggelam. Sedangkan 4 orang teman mereka lainnya berhasil selamat. (MUHAMMAD HAMIM/B-5) 

Berita Terbaru