Polisi Masih Selidiki Terkait Penemuan Mayat Lelaki Mengapung di Sungai Arut

  • Oleh Wahyu Krida
  • 27 Februari 2020 - 17:15 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun -  Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat, seorang lelaki tak dikenal yang mengapung di Sungai Arut, Tanjung Serumpun, Desa Tanjung Terantang  Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kamis, 27 Februari 2020.

Kasat Polair Polres Kotawaringin Barat (Kobar) Iptu Kusean Afandi di ruang jenazah RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun menjelaskan mengenai penemuan jenazah tersebut.

"Berdasarkan informasi di lapangan jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan yang bernama Rusdi warga Desa Tanjung Putri. Pasca penemuan, ia kemudian mengabarkan hal itupada rekannya yang lain," jelas Kasat.

Setelah itu, menurut Kasat, warga setempat kemudian melaporkan penemuan jenazah pada anggota Polisi terdekat," jelas Kasat.

Kasat menjelaskan, berdasarkan penuturan saksi yang menemukan jenazah tersebut ditemukan berada ditengah Sungai Arut.

"Waktu itu, saksi sedang memancing ikan dilokasi tersebut. Tiba-tiba yang bersangkutan melihat ada sesosok tubuh mengambang di air dalam kondisi tertelungkup, telanjang bulat," jelas Kasat.

Menurut Kasat dari pengamatan terhadap kondisi jenazah, ia tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.

"Tubuh jenazah memang bengkak, namun itu lantaran pengaruh jenazah tersebut terendam di air yang diperkirakan sekitar 2 hingga 3 hari. Namun untuk data lanjutan, kami masih menunggu pemeriksaan dari Unit Identifikasi Reskrim," jelas Kasat. (WAHYU KRIDA/B-5)

Berita Terbaru