Kapolsek Kahayan Hilir Perkuat Koordinasi Terkait Kemunculan Buaya Liar di Desa Mantaren

  • Oleh Muhammad Badarudin
  • 28 Februari 2020 - 08:10 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kemunculan buaya liar di wilayah Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir belakangan ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Khususnya di masyarakat Desa Mantaren. 

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Siswo Yuwono BPM melalui Kapolsek Kahayan Hilir, IPDA Widodo mengatakan, pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Karena, permasalahan kemunculan buaya ini penanganannya sedikit dilema. 

"Karena dari kami sendiri maupun masyarakat tidak ada yang berpengalaman menangkap buaya. Binatang ini kan binatang dilindungi. Kalau menangkap dengan cara menyakiti apalagi membunuh, itu melanggar hukum," kata Widodo, Jumat, 28 Febuari 2020. 

Kapolsek menambahkan, dari pihaknya sendiri sudah memasang sejumlah imbauan agar masyarakat waspada terhadap kemunculan buaya. Bahkan, ada rencana untuk mengusulkan pengadaan jaring kepada instansi terkait untuk warga menangkap buaya ini. 

"Kalau pakai jaring inikan mungkin lebih mudah. Kalau melihat buaya langsung lempar jaring saja. Jadi tidak terlalu membahayakan. Tetapi ini masih rencana juga. Hanya sebatas obrolan ringan saat di lokasi usai penyerahan anak buaya ke BKSDA itu," ucap Widodo. 

Lanjut Widodo, intinya untuk persoalan buaya ini masyarakat lebih berhati-hati beraktivitas. Apalagi di sekitar Sungai Malang atau tempat-tempat lainnya. 

"Semoga saja buayanya bisa segera tertangkap agar masyarakat tenang dan hewan yang dilindungi ini juga bisa mendapatkan tempat yang lebih baik," pungkasnya. (M.BADARUDIN/m)

Berita Terbaru