Chrisye 'Hidup Kembali' di Java Jazz 2020

  • Oleh ANTARA
  • 29 Februari 2020 - 07:30 WIB

Jakarta (ANTARA) - Mendiang Chrisye "hidup kembali" di hari pertama Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020, di Kemayoran, Jakarta, Jumat.

Chrisye serasa hidup kembali ketika sebuah video footage dari konsernya terdahulu dan rekaman asli suaranya ditampilkan di Java Jazz.

Pertunjukan ini merupakan ide dari Erwin Gutawa untuk membawa vokal Chrisye ke panggung dengan diiringi musik secara langsung. Jadi suara penyanyinya milik Chrisye asli, sementara musik pengiring dimainkan oleh Erwin Gutawa band.

Pertunjukan yang berlangsung di BNI Hall itu, dibuka dengan medley lagu "Semusim", "Aku Cinta Dia", "Monalisa" dan "Anak Sekolah". Suara Chrisye yang menggema di ruangan konser, benar-benar membuat penonton takjub.

"Ada yang tahu atau ingat lagunya" kata suara Chrisye sebelum melantunkan "Seperti yang Kau Minta".

Chrisye seolah benar-benar hadir di Java Jazz 2020, bahkan ketika di dalam video Chrisye menyodorkan mikrofonnya ke arah penonton untuk bernyanyi, dan penonton pun tanpa ragu ikut bernyanyi.

Tak hanya itu, sebelum "Kala Cinta Menggoda" dibawakan, Chrisye juga meminta penonton berdiri dan bergoyang. Hal tersebut benar-benar dituruti oleh penonton Java Jazz 2020. "Selamat malam, acara ini dipersembahkan untuk mengenang seorang tokoh dan legenda musik Indonesia Chrisye," kata Erwin Gutawa menyapa penonton.

"Kita tahu Chrisye punya suara yang sangat khas, dengar nyanyian Chrisye kita jadi senang, bahagia bahkan jadi jatuh cinta dan berkesan. Lagu-lagunya sangat menyentuh kita," lanjutnya.


Pada pertunjukan "Chrisye Live", Erwin Gutawa juga mengajak musisi Gerald Situmorang untuk berduet dengan suara Chrisye. Bassis band Barasuara itu memainkan gitar mengiringi Chrisye lewat lagu "Sendiri", "Selamat Jalan Kekasih" dan "Untukku".

Erwin juga memainkan lagu "Kidung Abadi" yang sengaja diciptakannya untuk Chrisye setelah lima tahun kepergian sang musisi legendaris. Lagu tersebut ditulis bersama sang anak, Gita Gutawa.

"Ini lagu saya buat lima tahun setelah dia wafat. Tapi saya pengin tetap dia yang nyanyi. Akhirnya saya mengajak teman-teman yang jago teknologi. Jadi saya mengambil 246 suku kata yang diucapkan Chrisye dari masternya," jelas Erwin.

Berita Terbaru