Umrah Disetop Sementara, Menhub: Ini Keputusan Pahit

  • Oleh Teras.id
  • 29 Februari 2020 - 12:55 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan pemerintah Indonesia masih mencari solusi agar jemaah umrah asal Indonesia tetap diberikan ruang. Itu dilakukan setelah Pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara warga asing masuk ke wilayahnya untuk mencegah virus corona.

“Kita berharap jemaah kita tetap dibukakan ruang. Karena apa yang disampaikan Pemerintah Arab menunda tapi belum ada batasnya,” ujar Budi Karya di rumah dinas Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat malam 28 Februari 2020.

Budi Karya menyebutkan, sekalinya hal tersebut merupakan pil pahit, pemerintah harus paham atas keputusan pemerintah Arab Saudi. "Ini satu keputusan pahit, kita prihatin. Tapi kita juga memahami apa yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi,” katanya.

Adapun langkah yang dilakukan Pemerintah Indonesia, kata Budi Karya, di antaranya dilakukan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan lobi-lobi. Ia berharap penggentian imrah ini cepat berakhir.

Kementerian Perhubungan, kata dia, juga akan berkonsolidasi dengan maskapai penerbangan untuk mencari solusi termasuk tujuan wisata ke negara lain. Misalnya penerbangan tujuan ke Australia, Bangladesh, Pakistan, dan India. “Minggu depan kita akan bahas dengan airlines,” tutur Budi.


Sebelumnya Pemerintah Arab Saudi menutup sementara kunjungan umrah lantaran mengantisipasi penyebaran wabah virus Corona. Akibatnya sebanyak 17 ribu jemaah umrah Sulawesi Selatan terkena dampak. Namun itu dinilai sebagai langkah positif oleh Kementerian Agama Wilayah Sulawesi Selatan.

“Kebijakan itu memang berdampak bagi jemaah Indonesia tapi harus disambut positif,” ujar Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Wilayah Sulawesi Selatan, Kaswad Sartono.

TERAS.ID

Berita Terbaru