Bupati Kobar Prihatin atas Tertundanya Keberangkanan 73 Calon Jamaah Umrah

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 29 Februari 2020 - 19:51 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Nurhidayah merasa prihatin atas tertundanya keberangkan 73 calon jemaah umrah ke Jeddah karena dampak virus corona dari Cina yang menghebohkan dunia saat ini.

"Ibu sangat prihatin sekali dengan ditundanya 73 calon jemaah umrah kita, lantaran kebijakan pemerintah Arab sebagai dampak dari virus corona," ujarnya, Sabtu 29 Februari 2020.

Nurhidayah menyampaikan bahwa pemerintah Arab telah mengeluarkan edaran untuk menunda masuknya jemaah dari berbagai negara yang akan beribadah. Salah satunya Indonesia, meski di Indonesia negatif virus Corona.

Bupati mengajak seluruh calon jemaah umrah untuk bersabar dan berdoa agar musibah ini segera berakhir dan dapat melaksanakan ibadah dengan khusyu.

"Mari bersama berdoa agar dalam waktu dekat bisa dibuka kembali dan calon jemaah umrah bisa berangkat," ungkapnya.

Sebelumnya Muhammad Rakhman Wakil Ketua Komisi III DPD RI yang juga Direktur PT Najah Hurrahman dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) menyampaikan pemerintah negara Arab telah mengeluarkan edaran resmi penundaan sementara masuknya jemaah dari beberapa negara termasuk Indonesia sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona. Atas kebijakan ini 73 calon jemaah umrah yang melalui travelnya mengalami penundaan keberangakatan. (DANANG/B-6)

Berita Terbaru