Petani Sawit di Katingan Keluhkan Harga Tandan Buah Segar Turun

  • Oleh Abdul Gofur
  • 15 Maret 2020 - 21:50 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Petani sawit di Kabupaten Katingan mengeluhkan turunnya harga tandan buah segar atau TBS.

Saat ini pengepul mematok harga TBS sawit Rp 1.200 per kilogram dari sebelumnya Rp 1.500 per kilogram atau mengalami penurunan harga sebesar Rp 300 per kilogramnya.

Menurut petani, harga TBS sawit ini sempat bagus selama sekitar lima bulan terakhir.

"Kalau sebelumnya saat harga anjlok dulu bahkan pengepul sempat mematok Rp 600 sampai Rp 700 per kilogram, dan harga murah itupun berlangsung cukup lama," ujar Yoto, salah seorang pemilik kebun sawit di UPT Hiyang Bana Kecamatan Tasik Payawan.

Namun kemudian harga berangsur merangkak naik Rp 1.000 per kilogram, kemudian kembali naik hingga harga tertinggi Rp 1.500 per kilogram.

"Tapi sekarang harganya kembali turun lagi, dan kita berharap harga sawit ini bisa kembali normal," harapnya.

Menurutnya, ia memiliki sekitar tiga hektar kebun sawit, yang sudah empat tahun ini produksi.

"Kalau pembelinya (pengepul) banyak saja di sini untuk dijual ke PT Arjuna, tapi yaitu tadi sekarang harganya turun lagi," katanya.

Yoto mengaku tidak tahu penyebab turunnya harga TBS sawit ini. Namun dari informasi karena diduga mulai merebaknya virus corona.

Harga TBS sawit di Kasongan dan sekitarnya juga diinformasikan turun jadi Rp 1.200 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 1.500 per kilogram.

Namun meski hargan turun, pengepul tetap ramai membeli TBS kepada masyarakat pemilik kebun sawit.

Berita Terbaru