Tinggal 7 Hari Kerja, Pendaftar KIP Kuliah di Barito Timur Banyak Belum Masuk DTKS

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 20 Maret 2020 - 12:41 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP Kuliah secara online akan berakhir 31 Maret 2020 atau tinggal 7 hari kerja lagi, namun masih banyak Pendaftar yang belum masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

DTKS merupakan salah satu syarat untuk mendaftar KIP Kuliah secara online dan mandiri. Data tersebut dikeluarkan dinas sosial setelah melalui proses verifikasi dan validasi data keluarga yang bersangkutan.

Pantauan di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Barito Timur, Jumat 20 Maret 2020 ada 10 siswa dari SMKN 2 Tamiang Layang, SMAN 1 Tamiang Layang, SMAN 1 Awang, SMAN 1 Paku dan SMKN Paku yang sedang menunggu di ruang bidang pemberdayaan sosial karena nama atau Kartu Keluarganya belum masuk DTKS online.

"Kami sedang menunggu untuk dinteview," kata salah satu pelajar tanpa bisa menjelaskan interview seperti apa yang akan dijalani sebelum dimasukkan dalam DTKS.

Hingga pukul 10.30 WIB belum ada pegawai di bidang ini yang masuk kerja dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barito Timur, Rusdiannor sedang tidak berada di tempat.

Pelaksana Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Santai Nyawit, saat dihubungi via pesan Whatsapp menjelaskan sedang berada di Desa Tewah Pupuh Kecamatan Benua Lima dalam rangka kegiatan verifikasi dan validasi DTKS.

"Sudah dari kemarin operator mulai meng-online-kan data DTKS ke SIKS-NG, tapi saya tidak tahu desa mana saja yg sudah diinput ke online" kata Santai. (BOLE MALO/B-6)

Berita Terbaru