Ada 16.704 Pekebun Baru di Kabupaten Seruyan

  • Oleh Fahrul Haidi
  • 21 Maret 2020 - 19:50 WIB

BORNEONEWS, Kuala PembuangDinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP Kabupaten Seruyan merilis data, hingga saat ini ada 16.704 pekebun baru.

Dari jumlah tersebut, yang telah mengajukan permohonan untuk penerbitan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) pekebun hanya 1.937 orang.

Plt Kepala DKPP Kabupaten Seruyan, Albidinnor menyebutkan, dari jumlah tersebut, sebanyak 1.269 pemohon yang telah diterbitkan STDB dengan jumlah 4.061 lahan dan luas mencapai 6.657,9 hektare.

"Untuk pekebun yang belum mengantongi STDB perkebunan ini masih tersisa di beberapa kecamatan,” kata Albidinnor, Sabtu, 21 Maret 2020.

Pihaknya juga terus mengupayakan agar seluruh pekebun yang ada di Kabupaten Seruyan bisa memiliki STDB. Sebab itu sangat diperlukan bagi pekebun, khususnya kelapa sawit.

“STDB ini sebagai salah satu persyaratan untuk mengikuti sertifikasi ISPO maupun RSPO,” ujar Albidinnor.

Adapun inovasi dalam hal penyederhanaan pengurusan STDB sudah DKPP Seruyan, dengan launching Surat Tanda Daftar Budidaya elektronik.

“Tujuan dari e-STDB ini untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pekebun di Seruyan, dengan memudahkan alur pelayanan,” jelasnya.

Program itu juga upaya Pemkab Seruyan dalam rangka mewujudkan tata kelola perkebunan yang baik, menuju perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. (FAHRUL/B-11)

Berita Terbaru