Pemkab Seruyan Diminta Sediakan Masker N95 untuk Tenaga Medis

  • Oleh Fahrul Haidi
  • 23 Maret 2020 - 13:16 WIB

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Ketua DPRD Seruyan, Zuli Eko Prasetyo meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) melalui dinas kesehatan segera menyediakan masker jenis N95 untuk tenaga medis.

"Dinas kesehatan harus menganggarkan untuk penyediaan masker N95 dalam penanganan Covid-19 terhadap pasien di ruang isolasi atau saat rujukan," katanya, Senin 23 Maret 2020.

Zuli menyebut hingga kini rumah sakit atau puskesmas di Seruyan belum tersedia masker N95 sebagai salah satu alat pelindung diri (APD) dalam mencegah penyebaran atau penularan Covid-19.

"Masker N95 ini merupakan masker yang wajib digunakan oleh petugas kesehatan yang merawat pasien di ruang isolasi. Itu adalah jenis masker yang memenuhi standar kesehatan dalam penanganan pasien yang diduga terpapar Covid-19 dari ancaman penularan," ujarnya.

Kenapa dia meminta untuk menyediakan masker N95 karena dia dapat saran dan masukan serta keluhan dari tenaga dokter di Seruyan soal tidak adanya penyediaan masker tersebut.

"Dokter itu bilang kalau mereka merasa was-was saat menangani pasien dalam pemantauan (PDP) Covid-19 saat berada di ruang isolasi. Sebab hanya menggunakan menggunakan jenis masker bedah yang dinilai masih rawan terhadap penularan Covid-19," ungkapnya.

Pemakaian fungsi masker bagi tenaga kesehatan terkait penanganan Covid-19 antara masker N95 dengan masker bedah, ada memiliki perbedaan. Masker N95 memiliki fitur proteksi yang lebih baik ketimbang jenis masker lain.

"Itulah sebabnya ada dokter menyampaikan ke saya. Mereka was-was dalam menangani pasien terduga Covid-19 saat berada di ruang isolasi," jelasnya. Dia berharap penyediaan masker N95 segera ditindaklanjuti Pemkab Seruyan. (FAHRUL/B-6)

Berita Terbaru