Kepala Dinas Kesehatan Pulang Pisau Jelaskan Alasan ODP dan PDP Covid-19 Harus Diisolasi

  • Oleh Muhammad Badarudin
  • 23 Maret 2020 - 14:50 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pulang Pisau, Muliyanto Budihardjo memberi keterangan seputar Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19. Termasuk, mengapa ODP dan PDP harus diisolasi baik secara mandiri maupun melalui pemerintah. 

Dia mengatakan, ODP itu dimaksudkan untuk orang-orang yang baru saja pulang atau berkunjung dari zona merah. Sehingga, orang-orang ini harus diperiksa. 

"Saat ini sudah ada 4 orang yang berstatus ODP. Akan terus kami pantau," kata Muliyanto, Senin, 23 Maret 2020. 

Muliyanto menambahkan, PDP merupakan yang sudah berstatus pasien. Kemudian orang itu darahnya diambil dan kemudian dikirim untuk diperiksa negatif atau positif covid-19. 

"Khusus ODP atau PDP covid-19 ini yang bisa menetapkan statusnya hanya dinkes dan melalui format yang lengkap serta pertimbangan yang matang," kata dia.

Muliyanto menegaskan, ODP dan PDP ini harus diisolasi. Sebab, jika memang mereka positif covid-19 itu sangat berbahaya. 

"Satu orang yang positif ini bisa menularkan kepada banyak orang. Jadi saya harap masyarakat yang memang ODP, PDP atau merasakan hal-hal seperti gejala corona jangan egois. Harus isolasi baik mandiri maupun melalui pemerintah," tandasnya. (M.BADARUDIN/B-11)

Berita Terbaru