Harga Gula Meroket di Murung Raya, ini Pemicunya

  • Oleh Syahriansyah
  • 23 Maret 2020 - 16:30 WIB

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Murung Raya mengalami penaikan. Salah satunya, harga gula yang terus meroket.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Mura, Kariadi mengatakan, pihaknya sudah melakukan operasi ke sejumlah pasar di Puruk Cahu untuk menanyakan pemicu penaikan harga gula sejak 3 hari terakhir.

"Setelah disampaikan pedagang, ternyata harga penjualan dari distributor yang memasok gula pasir ke Murung Raya sudah tinggi. Akibatnya, harga eceran meningkat," kata Kariadi, Senin, 23 Maret 2020.

Disperindagkop Mura pun akan terus melakukan pemantauan harga, apakah akan terus terjadi kenaikan atau tetap di kisaran Rp 20.000 per kilogram.

"Setiap hari kami akan terus lakukan pantauan terhadap harga gula dan komoditi kebutuhan pokok lainnya, agar tidak terjadi penaikan yang signifikan," tambah Kariadi.

Selain itu juga, dirinya juga sampaikan agar masyarakat Mura tidak melakukan panic buying di tengah merebaknya wabah virus corona. Sebab, itu hanya akan menyebabkan kelangkaan kebutuhan pokok. (RIANSYAH/B-11)

Berita Terbaru