Pedagang Diminta Tidak Naikan Harga Sembako Manfaatkan Covid-19

  • Oleh Syahriansyah
  • 23 Maret 2020 - 22:45 WIB

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Pedagang di Kabupaten Murung Raya (Mura) khusunya Kota Puruk Cahu diminta untuk tidak menaikan harga sembako memanfaatkan maraknya isu Virus Corona atau Covid-19.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Perindustrian,Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Mura, Kariadi saat pihaknya melakukan operasi di sejumlah pasar untuk memantau harga sembako terutama kenaikan harga gula pasir, Senin, 23 Maret 2020.

"Kami tekankan kepada para pedagang agar tidak melakukan kenaikan harga sembarangan atau tidak sesuai dengan memanfaatkan kondisi saat ini terkait penyebaran Covid-19 dengan alasan persediaan barang terbatas," ungkapnya.

Dirinya juga sampaikan bahwa mereka akan terus lakukan pantauan harga dalam beberapa hari ini kedepan guna mengontrol langsung perkembangan harga yang terjadi.

"Selama penetapan status siaga di Kabupaten Mura, kita akan lakukan pantauan secara terus menerus. Jika ada pedagang yang menaikan beberapa harga komoditi sembako tanpa alasan, maka akan diberi teguran," tambah Kariadi.

Dia menambahkan, hingga saat ini keadaan pasar atau beberapa pusat perbelanjaan di Kota Puruk Cahu masih terbilang stabil karena tidak ada aksi yang signifikan dari masyarakat untuk melakukan pembelian panik yang diakibatkan informasi penyebaran Covid-19. (RIANSYAH/B-7)

Berita Terbaru