Wakil Ketua DPRD Kotim Sebut Petani Mulai Gelisah

  • Oleh Naco
  • 25 Maret 2020 - 19:40 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur menyebut ada sejumlah warga khususnya di tingkat pedesaan mulai gelisah terutama kalangan petani.

Itu seiring munculnya edaran dari pemerintah kabupaten yang melarang aktivitas di luar rumah terlebih berkumpul dengan banyak orang. Bahkan para petani yang bekerja di hutan juga ketakutan dengan hal itu.

“Saya kira mereka yang berprofesi petani, pekebun dengan kondisi sekarang tetap bisa beraktivitas," kata Rudianur, Rabu, 24 Maret 2020.

Menurutnya, mereka yang di hutan tidak ada ketemu rombongan manusia dan lain sebagainya. Justru, lanjutnya, mereka ke hutan lebih baik karena itu sama saja dengan mengisolasi diri.

Rudianur mengakui bagi mereka yang bekerja keluar masuk di hutan dan kebun tidak perlu takut dan khawatir. Sebab, yang ditekankan pemerintah adalah mereka yang berkumpul dengan banyak orang. Ini untuk menghindari penularan virus corona atau Covid-19.

“Makanya acara perkawinan, acara kumpul nongkrong di manapun itu sudah dilarang oleh pemerintah karena kondisinya begini,” ungkapnya.

Dia menilai, aturan yang ada di Kotim itu masih longgar. Jika dibandingkan dengan negara luar, apalagi kalau negara sudah menyatakan lockdown, justru lebih ketat. Keluar dari rumah saja sudah berhadapan dengan aparat dan bisa dipenjara. (NACO/B-7)

Berita Terbaru