Ketua DPRD Mura Apresiasi Kebijakan Peniadaan Ujian Nasional Alasan Kemanusiaan

  • Oleh Reno
  • 25 Maret 2020 - 19:50 WIB

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Komisi X DPR RI menggelar rapat bersama melalui video conference pada Senin, 23 Maret 2020 malam. Rapat tersebut membahas berbagai persoalan pendidikan di ujung masa akhir tahun pelajaran di tengah wabah virus Corona atau Covid-19.

Salah satu hasil dari rapat video conference itu adalah Kemendikbud dan Komisi X DPR sepakat untuk meniadakan Ujian Nasional (UN) pada tahun ini, mulai dari tingkat SD hingga SMA.

Menyikapi itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura) Doni mengapresiasi kesepakatan tersebut dengan alasan kemanusiaan.

"Tentu kita di daerah sangat sepakat atas kepetusan bersama antara DPR RI dengan Kemendikbud dalam penghapusan ujian nasional alasan ancaman wabah virus corona," ungkap Doni, Rabu 25 Maret 2020.

Menurut Doni, Covid-19 ini tidak bisa dianggap remeh. Bahkan pemerintah telah mengeluarkan maklumat atau larang-larangan yang sifatnya kegiatan yang menghadirkan banyak orang.

"Tentu dasar yang logis ini menjadi pertimbangan pemerintah dalam mengambil kebijakan untuk menyelamatkan masyarakat agar terhindar dari wabah virus corona," sebutnya. 

Ia meyakini bahwa kebijakan tersebut manfaatnya sangat besar dan tidak mengurangi nilai kualitas siswa atau peserta didik. (RENO/B-7)

Berita Terbaru