Bupati Kobar Cek Lokasi Gedung Alternatif Tempat Isolasi Pasien Covid-19

  • Oleh Wahyu Krida
  • 25 Maret 2020 - 21:45 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Rencananya, selain gedung yang terdapat di Bumi Perkemahan (Buper) Desa Kubu Kecamatan Kumai, masih ada lagi gedung yang menjadi lokasi alternatif untuk dijadikan tempat karantina atau isolasi pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien positif Covid-19.

Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah, Rabu, 25 Maret 2020 mengecek gedung yang berada di Buper Desa Kubu. Ia juga mendatangi lokasi alternatif yaitu Gedung LPTQ di Desa Pasir Panjang Kecamatan Arut Selatan.

"Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi dengan berbagai pelaku usaha dalam hal penanganan Covid-19, hari ini saya meninjau 2 lokasi yang akan di jadikan tempat isolasi tersebut," jelas Bupati.

Menurut Bupati, para pengusaha juga sangat mendukung langkah yang dilakukan Pemkab Kobar dalam penanganan pandemi Covid-19 di Kobar yang di antaranya mempersiapkan tempat isolasi PDP dan pasien yang sudah dinyatakan positif.

"Dalam rakor tersebut juga dibajas tentang antisipasi jika situasi terburuk terjadi di Kobar. Untuk itulah  kita perlu tempat ruangan khusus isolasi. Karena Rumah Sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun merupakan rumah sakit rujukan regional maka pasien Covid-19 dari Kabupaten tetangga pun akan di rujuk ke rumah sakit tersebut," jelas Bupati.

Bupati menambahkan, guna memodifikasi dan alihfungsi gedung menjadi tempat isolasi, tentunya, pemerintah butuh bantuan dari pelaku usaha sebagai upaya bersama memerangi Covid 19 di kobar. 

"Dari hasil tinjauan ke 2 lokasi tersebut, jika terjadi peningkatan PDP maka  kita akan pilih gedung LPTQ karena aksesnya lebih dekat, jika dibandingkan di bumi perkemahan. Terlebih akses jalan menuju gedung di Buper Desa Kubu yang tidak mendukung karena rusak parah. Lantaran pembiayaan diperlukan untuk melengkapi peralatan ruang isolasi, untuk itulah kita mencari alternatif lain yaitu Gedung LPTQ yang aksesnya lebih mudah," tuturnya. (WAHYU KRIDA/B-7)

Berita Terbaru