Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Mojokerto Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Masyarakat Harus Utamakan Pencegahan DBD Daripada Pengobatan

  • Oleh Testi Priscilla
  • 26 Maret 2020 - 13:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Beta Syailendra mengatakan bahwa belum ada vaksin dan pengobatan yang spesifik untuk penyakit demam berdarah dengue atau DBD. Karenanya, masyarakat diminta untuk lebih upayakan pencegahan daripada pengobatan.

"Karena hingga sampai saat ini belum ada vaksin dan pengobatan yang spesifik untuk dapat mengatasi penyakit tersebut. Lebih baik kita mencegah daripada mengobati," kata Beta, Kamis, 26 Maret 2020.

Menurut Beta, perlu adanya peningkatan pencegahan demi mengurangi kasus DBD di Kota Palangka Raya.

"Sebelumnya Pemerintah Kota beserta Dinas Kesehatan menjalankan program juru pemantau jentik atau Jumantik atau gerakan satu rumah satu jumantik. Kita harus mendukung program ini," tegasnya.

Di samping itu, upaya pencegahan bisa dengan menjalankan 3M yaitu menguras bak mandi, menutup wadah atau penampungan air, kemudian mengubur barang-barang bekas yang terdapat di lingkungan tempat tinggal.

"Dampak DBD ini sangat kompleks menyangkut kesemua aspek, sehingga memerlukan penanganan multi sektor. Baik itu peran pemerintah, swasta, serta masyarakat," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-11)

Berita Terbaru