Pasar Dadakan di Sampit Harus Tutup Selama Darurat Virus Corona

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 26 Maret 2020 - 16:21 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawarigin Timur (Kotim) Supian Hadi menekankan selama siaga darurat virus Corona atau Covid-19 seluruh pasar dadakan, pasar malam, atau pasar yang tidak memiliki izin dari pemerintah daerah diwajibkan tutup. 

"Kami sudah mengeluarkan kebijakan selama siaga Covid-19 ini, pasar yang tidak memiliki izin resmi dari pemerintah wajib tutup," ujarnya, Kamis, 26 Maret 2020. 

Dia menyampaikan kabar ini saat melakukan sidak di Pasar Keramat, Kecamatan Baamang. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Apalagi selama ini pasar dadakan atau yang tidak memiliki izin dari pemerintah daerah, tidak pernah disemprot disinfektan, sehingga cukup membahayakan bagi pedagang dan pembeli di pasar tersebut. 

"Kami terpaksa ambil langkah ini. Sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19," kata Supian, Kamis, 26 Maret 2020. 

Sedangkan pasar resmi dari pemerintah, akan dilakukan penyemprotan disinfektan 2 kali dalam seminggu. Sebagai langkah untuk memberikan rasa aman terhadap pedagang dan para pembeli. 

"Jadi saya mengajak masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok di pasar resmi pemerintah, yakni Pasar Keramat, PPM, Pasar Mangkikit, Pasar Sejumput, dan Pasar Al Kamal, serta sejumlah pasar lainnya," terangnya. 

Kebijakannya ini sudah mulai diberlakukan. Bahkan dirinya sudah memerintahkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin), Satpol PP, TNI dan Polri untuk mensosialiasakan dan membubarkan pasar dadakan di Sampit ini. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru