Wali Kota Palangka Raya: Kalau Masih Berkerumun, Sanksi Akan Dipertegas

  • Oleh Hendri
  • 26 Maret 2020 - 17:15 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan, pemerintah akan memberlakukan sanksi tegas kepada setiap orang yang tidak mengindahkan larangan untuk tidak berkumpul atau berkeruman.

Selama ini jajaranya telah melaksanakan secara rutin sosialisasi keliling untuk mengingatkan warga agar tidak berkumpul demi menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Sosialisasi sudah dilakukan secara rutin ke semua wilayah sudut kota, kalau masih bandel kita akan pertegas sanksinya sesuai maklumat Kapolri," kata Walikota, Kamis 26 Maret 2020.

Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona dikeluarkan pada 19 Maret 2020 dengan Nomor Mak/2/III/2020.

Seluruh warga negara dilarang mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak baik di tempat umum ataupun di lingkungan sendiri.


Masyarakat juga diminta tetap tenang dan jangan panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.
Apalagi dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari kegiatan yang melibatkan banyak orang maka wajib mengikuti prosedur pemerintah.

Masyarakat juga diingatkan agar tidak melakukan pembelian atau menimbun kebutuhan bahan pokok secara berlebihan. Tidak terpengaruh dan menyebarkan berita yang sumbernya tidak jelas dan dapat meresahkan masyarakat.

Jika ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat tersebut maka diberikan tindakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (HENDRI/B-5)

Berita Terbaru