Ini Harapan Kepala Pelaksana BPBD Katingan Terkait Giat Penyemprotan Disinfektan di Fasilitas Umum

  • Oleh Abdul Gofur
  • 26 Maret 2020 - 18:50 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD bersama TNI dan Polri serta warga masyarakat melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum atau Fasum di Kereng Pangi, Kamis, 26 Maret 2020.

Jumat, 27 Maret 2020 besok, tim ini dijadwalkan melakukan penyemprotan sterilisasi pencegahan penyebaran covid-19 atau virus corona di Kasongan dan sekitarnya.

"Harapan kita khusus untuk giat penyemprotan disinfektan ke fasum dapat diikuti atau dilaksanakan oleh masyarakat, swasta dan OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan secara mandiri serta dilakukan secara kontinyu setiap hari di tempat tinggal dan lingkungan kerja masing-masing," harap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Katingan, Eka Suryadilaga.

Namun, kata dia apabila dilakukan sekali saja giat tersebut akan sia sia. Pasalnya  hal ini disebabkan media virus terbuka dan dapat menginfeksi masyarakat yang saat ini masih beraktivitas seperti biasa. "Saya atas nama gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Katingan mengimbau kepada kita semua untuk tidak melakukan kegiatan di luar rumah apabila tidak ada hal yang penting, yang perlu dilakukan," katanya.

Eka Suryadilaga juga mengimbau masyarakat untuk sesering mungkin meminum air putih hangat guna perlindungan tenggorokan serta menjemur diri dan keluarga di halaman rumah antara pukul 09.00 Wib sampai dengan pukul 10 Wib.

"Serta juga sesering mungkin mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir," ujarnya.

Ia meminta agar watga tidak panik, dan apabila terdapat gejala flu segera lah berobat ke tempat pelayanan kesehatan terdekat dan berdiam diri di rumah untuk istirahat selama proses pengobatan tersebut sampai sembuh.

Diingatkan kepada orangtuanya siswa/siswi dan siswa/siswi itu sendiri tentang tidak masuk belajar di sekolah bahwa kegiatan ini jangan dipandang sebagai liburan sehingga mengajak keluarga untuk jalan jalan. 

"Siswa atau siswi tetap belajar tetapi belajarnya dirumah, tetap ikuti perintah berupa tugas dari sekolah untuk dikerjakan di rumah. Dan hindari perkumpulan masa yang tidak perlu karena masing-masing dari kita  bisa saja berpotensi menjadi penyebar dari virus itu sendiri," Eka Suryadilaga menambahkan. (ABDUL GOFUR/B-5)

Berita Terbaru