Kadinkes: Penambahan Jumlah Positif Covid-19 Bukan Karena Ada Pasien Baru

  • Oleh Testi Priscilla
  • 30 Maret 2020 - 08:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kalteng merilis adanya penambahahan pada jumlah pasien positif Covid-19 dari enam orang pada Sabtu, 28 Maret 2020, menjadi tujuh orang pada Minggu. Namun Kepala Dinas Kesehatan atau Kadinkes Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul menjelaskan, total ini terjadi bukan karena ada penambahan pasien baru.

"Hari ini bertambah satu orang dari jumlah kemarin, menjadi tujuh orang, berada di RSUD Doris Sylvanus. Namun angka ini bukan disebabkan adanya pasien baru, melainkan upaya menyamakan data kita di Kalteng dengan pusat atau nasional," kata Suyuti dalam penyampaian rilis di Media Center, Kantor Gubernur, kemarin.


Suyuti menjelaska, kronologi perbedaan data antara pusat dan Kalteng ini harus dijelaskan kepada masyarakat luas untuk menghindari adanya polemik berkepanjangan.

"Ini sebenarnya kasus nomor 4, jadi bukan baru-baru ini. Pasien tersebut kita periksa sampelnya dan mendapat pemberitahuan dari laboratorium Kemenkes, bagian litbangkes yang menyatakan bahwa yang bersangkutan positif," jelas Suyuti.

Hasil positif tersebut, kata Suyuti, kemudian diakui oleh pusat dan Kalteng sebagai pasien positif Covid-19.

"Namun beberapa hari kemudian muncul koreksi bahwa hasil yang dikirim ke Kalteng itu adalah hasil dari pasien di provinsi lain dengan nama pasien yang sama. Artinya hasil tersebut tertukar, sehingga dinyatakan bahwa yang di Kalteng negatif Covid-19. Karena itu yang bersangkutan kita tarik dari data jumlah pasien positif. Tetapi ternyata di pusat angka tersebut tidak berubah. Makanya hari ini kita ya sudah lah kita akui dulu ada 7 pasien di kalteng, supaya menyamakan data dengan pusat, padahal ya tidak ada pasien baru," bebernya. (TESTI PRISCILLA/m)

Berita Terbaru