Desa Lemo II Lakukan Penyemprotan Serentak Disinfektan

  • Oleh Ramadani
  • 30 Maret 2020 - 23:40 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Dalam rangka pencegahan virus Corona (Covid-19), Pemerintah Desa Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara  melakukan penyemprotan serentak cairan disinfektan.

Sekretaris Desa Lemo II Eddy Suryadi, Senin 30 Maret 2020 mengatakan, untuk mencegah berkembangnya virus corona pihaknya bersama relawan melakukan penyemprotan serentak disinfektan.

“Dalam penyemprotan cairan disinfektan ini Pemdes Desa Lemo II dibantu tim relawan. Penyemprotan cairan disinfektan ini dilakukan di sekitar Desa Lemo II dan di Dusun Pararawen,” kata Eddy Suryadi di hubungi via telpon.

Selain dibantu relawan Desa Lemo II dan Dusun Pararawen, penyemprotan cairan disinfektan ini juga ada dihadiri Camat Teweh Tengah M Mastur, Bhabinsa Lemo dan tim Koramil Teweh Tengah, Bhabinkamtibmas Lemo II serta Kepala Puskesmas Lemo bersama timnya.

“Kami melakukan penyemprotan serentak cairan desinfektan di masjid atau langgar dan rumah-rumah warga, untuk meminimalisir dan dan memutus mata rantai Covod-19,” jelas Sekdes Lemo II Eddy Suryadi.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat Desa Lemo II dan Dusun Pararawen agar selalu mematuhi dan mengikuti arahan pemerintah, seperti terkait social distancing atau menjaga jarak dan mengedukasi perilaku hidup bersih serta sehat.

“Termasuk juga jangan keluar rumah atau tunda bepergian ke tempat-tempat keramaian, jaga jarak bila bertemu siapapun, hindari jabat tangan atau bersentuhan langsung, rajin cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir dan selalu gunakan masker,” pesan Sekdes Lemo II.

Sementara, Camat Teweh Tengah M Mastur juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, hindari kumpul-kumpul dan selalu jaga jarak, menjaga kebersihan dan sering cuci tangan serta kalo ada gejala batuk, filek, deman, panas badan segera periksakan ke tempat kesehatan terdekat.

Selain itu kata Camat agar desa di Kecamatan Teweh Tengah dapat membentuk relawan Covid-19 di setiap Kelurahan/Desa di Teweh Tengah. Dalam pembentukan relawan sesuai dengan suran edaran yang ada dan hasil dari wawancara dengan Kemndes PDTT.

Bahwa dana desa (DD) yang dulunya pergunakan untuk kegiatan padat karya dan pemberdayaan, kini dana desa tersebut bisa digunakan untuk antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19),” kata Mastur. (RAMADHANI/B-5)

Berita Terbaru