Perhimpunan Mahasiswa Barito Timur Temui DPRD, Ini Tujuannya

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 01 April 2020 - 16:50 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Perhimpunan Mahasiswa Barito Timur di Palangka Raya menemui anggota DPRD Barito Timur dari fraksi PDI Perjuangan, Mardianto.

Obi Seprianto selaku ketua Perhimpunan Mahasiswa Barito Timur menjelaskan tujuan pertemuan tersebut untuk meminta dukungan bagi organisasi ini yang sempat vakum selama beberapa tahun.

"Kami datang untuk meminta pak Mardianto sebagai anggota DPRD dan tokoh masyarakat Barito Timur untuk menjadi pembina organisasi ini agar dapat memberikan kami arahan serta kami sebagai putra Barito Timur yang sedang menuntut ilmu di kota Palangka Raya dapat berkoordinasi tentang apa yang kami perlu kami lakukan untuk turut mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Barito Timur," kata Obi di Tamiang Layang, Rabu 1 April 2020.

Sebagai generasi muda yang masih membutuhkan banyak bimbingan, dia berharap dapat merangkul tokoh-tokoh di Barito Timur menjadi pembina organisasi, sehingga dapat mengarahkan mahasiswa dari Barito Timur yang merupakan calon pemimpin masa depan bagi daerah ini.

"Kami berharap kepengurusan tahun 2020-2021 ini dapat didukung oleh seluruh elemen atau pun stake holder yang terkait di Barito Timur sehingga organisasi ini dapat menjadi wadah membina mahasiswa yang berasal dari Barito Timur agar memiliki kualitas Sumber Daya Manusia atau SDM yang baik," imbuhnya.


Sementara itu, Anggota DPRD Barito Timur, Mardianto, usai menerima kunjungan pengurus Himpunan Mahasiswa Barito Timur, menyampaikan dukungan kepada pengurus yang baru terbentuk dan kegiatan yang mereka dilakukan.

"Apapun kegiatan mereka, sepanjang tidak melanggar hukum kita akan mendukung, kalau mereka lakukan hal-hal yang negatif atau tidak baik pasti kita tidak akan mendukung" kata Mardianto.

Dia juga berpesan agar Himpunan Mahasiswa Barito Timur di Palangkara Raya mendukung pemerintah dalam upaya mencegah penularan Virus Corona atau Covid-19.

"Adik-adik mahasiswa yang pulang ke Barito Timur maupun yang bertahan di Palangka Raya agar mendukung anjuran pemerintah tentang pembatasan sosial serta tidak membuat kegiatan yang mengumpulkan orang banyak. Yang datang dari Palangka Raya juga harus melapor ke Puskesmas terdekat agar dipantau," pungkasnya. (BOLE MALO/B-5) 

Berita Terbaru