Camat Diharapkan Pantau Hasil Panen Padi Petani Tidak Dijual Keluar Daerah Selama Wabah Covid-19

  • Oleh Norhasanah
  • 01 April 2020 - 17:10 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Ilham Massora meminta agar camat pantau padi hasil panen petani agar tidak dijual keluar daerah selama wabah covid-19.

"Padi yang sudah dipanen oleh petani ini kalau bisa dijadikan beras dan ditampung," ucap Ilham Massora, Rabu, 1 April 2020.

Ilham berharap, agar para camat memantau hasil panen para petani, sehingga tidak keluar dari wilayah Kabupaten Sukamara, yang dikhawatirkan dampak dari virus corona membut kekurangan bahan makanan kedepannya.

"Khususnya yang menyangkut beras ini, kita bisa bekerjasama dengan Dinas Ketanganan Pangan bagian Ekonomi untuk bagaimana supaya beras ini tetap berada di Sukamara," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sukamara, Windu Subagio menegaskan beras yang dihasilkan petani di Kabupaten Sukamara tidak diperbolehkan untuk dijual keluar daerah.

"Hasil penen padi petani kita yang ada di sini di jangan bawa keluar, dari pada dibawa keluar lebih  lebih baik kita dibeli saja, kita harus tetap menjaga ketersedian bahan makan di daerah kita selama wabah," tukas Windu. (NORHASANAH/B-5)

Berita Terbaru