PO Bus di Pangkalan Bun Hentikan Sementara Operasional ke Palangka Raya

  • Oleh Wahyu Krida
  • 02 April 2020 - 16:05 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Angkutan umum antarkota yaitu bus sudah sejak pertengahan Maret 2020 mulai menyetop operasionalnya menuju Kota Palangka Raya. Ini tidak lepas karena kota tersebut sudah masuk zona merah pandemik virus corona atau Covid-19.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kobar Majerum Purni, Kamis, 2 April 2020 menjelaskan, saat itu penyetopan sementara operasional dilakukan sendiri oleh Perusahaan Otobus (PO).

"Waktu itu PO Agung Mulia dilanjutkan dengan PO Yessoe sudah lebih dulu menghentikan sementara operasionalnya. Tadi barusan saya koordinasi dengan PO Logos katanya juga hari ini akan melakukan hal yang sama," jelas Majerum.

Menurut Majerum, selain penumpang yang sepi, status zona merah covid-19 di Palangka Raya tersebut membuat PO terpaksa menghentikan sementara operasi demi alasan keamanan.

"Namun khusus untuk Damri, bis yang masih berjalan saat ini adalah bus angkutan perintis dalam Kabupaten Kobar menuju pelosok seperti Pangkalan Bun - Keraya, Pangkalan Bun - Pangkut dan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama," jelas Majerum.

Dia melanjutkan, armada bus tersebut sesuai SOPnya merupakan angkutan perintis yang selalu di pantau oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui perangkat GPS.

"Jadi bila angkutan tersebut tidak bergerak, maka bakal dihentikan subsidi operasionalnya. Menyikapi kondisi Covid-19 ini, mobil angkutan tersebut terus berjalan ke pelosok namun tidak mengangkut penumpang," tutur Majerum. (WAHYU KRIDA/B-7)

Berita Terbaru