Turut Serta Laporkan Pajak Fiktif Divonis 3 Tahun Penjara

  • Oleh Naco
  • 03 April 2020 - 12:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Sayyid Khasir Abdillah dijatuhi hukuman selama 3 tahun penjara atas kasus pajak. Sementara sebelumnya, terdakwa dituntut 4 tahun penjara lantaran turut serta dalam laporan pajak fiktif.

"Atas vonis itu kami menerima," kata jaksa Didiek Prasetyo Utomo, Jumat, 3 April 2020.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Sampit yang diketuai Ega Shaktiana menilai terdakwa turut serta atau membantu secara bersama-sama dengan terpidana Amin melalui CV MMM, hingga terjadi penggelapan pajak.

Terdakwa telah melakukan tindak pidana di bidang perpajakan yaitu dengan sengaja menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak yang isinya tidak benar ke Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sampit.

Dalam kasus ini ia melanggar Pasal 39 ayat (1) huruf d dan Pasal 39A huruf a jo Pasal 43 ayat (1) Undang-undang Nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 16 tahun 2009.

Perbuatan itu dilakukannya menggunakan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya (TBTS) bersama Amin.

Itu mereka lakukan untuk mengurangi pajak yang masih harus dibayar, secara berturut-turut sebagai perbuatan yang diteruskan. Setidak-tidaknya pada kurun waktu tahun pajak 2012 - 2015. 

Selain pidana penjara, terdakwa juga didenda Rp 8.404.570.000. Jika tidak dibayar harta bendanya akan disita dan dilelang, atau jika tidak ada harta diganti pidana selama 3 bulan penjara. (NACO/B-11)

Berita Terbaru