Warga Palangka Raya Terdampak Covid-19 Jangan Dikejar Sama Kreditan

  • Oleh Hendri
  • 03 April 2020 - 18:01 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin meminta dengan tegas kepada lembaga pembiayaan untuk memberikan kelonggaran kepada warga yang terdampak Covid-19.

"Jangan sampai warga yang terdampak Covid-19 di kejar-kejar sama yang namanya kreditan," katanya, Jumat 3 April 2020.

Perintah tersebut telah disampaikan kepada pihak lembaga keuangan seperti perbankan dan lembaga pembiayaan atau perkreditan di kota setempat.

"Surat nomor 870/208/DPKUKMP/SEKT.I/III/2020 sudah saya tandatangani dan disampaikan kepada pihak terkait. Yaitu lembaga keuangan seperti perbankan, koperasi simpan pinjam dan lembaga pembiayaan atau perkreditan," tegasnya.

Dia meminta lembaga tersebut untuk membantu mengatasi permasalahan ekonomi perorangan, UMKM, IKM dan masyarakat pelaku usaha lainnya yang terdampak Covid-19.

"Misalnya memberikan penyesuaian suku bunga pinjaman, pengurangan tunggakan bunga dan denda atau penalti serta perpanjangan jangka waktu pinjaman," jelasnya.

Lembaga ini juga wajib memiliki skema restrukturisasi lainnya berupa penundaan pembayaran cicilan pokok bulanan selama maksimal 1 tahun.

Kemudian memberikan sosialisasi, edukasi tentang kebijakan ini kepada seluruh masyarakat yang terdampak Covid-19. (HENDRI/B-6)

Berita Terbaru