Militansi Satgas TMMD Kodam XII/Tpr di Tengah Badai Covid-19

  • Oleh Testi Priscilla
  • 04 April 2020 - 00:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Militansi TNI kembali harus ditampakkan di tengah wabah Covid-19 yang merambah Indonesia. Tidak ada hambatan, di tengah merebaknya wabah Covid-19 di tanah air, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-107 Kodam XII/Tanjungpura terus berupaya membangun negeri dari pinggiran. Program TMMD oleh Kodam XII/Tpr yang digelar di tiga wilayah, di antaranya di Kodim 1011/Kuala Kapuas, Kodim 1204/Sanggau, dan Kodim 1207/Berdiri Sendiri hingga dengan saat ini masih terus berjalan.

Satgas TMMD terus berjibaku bahu membahu menyelesaikan setiap pekerjaan. Ini dilakukan demi mewujudkan impian rakyat di pedesaan yang sudah lama mendambakan adanya pembangunan. Karena sejatinya, TNI mengabdi untuk Rakyat. Meskipun sedikit ada rasa khawatir akan wabah COVID-19, Satgas TMMD Kodam XII/Tpr dengan militan rela meninggalkan keluarganya hanya untuk kepentingan rakyat. Dalam benak mereka hanya satu yaitu mengabdi untuk rakyat. Hal ini sesuai dengan tema TMMD ke-107 yaitu TMMD Pengabdian Untuk Negeri.

Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, menerangkan Satgas TMMD di tiga tempat itu hingga hari ke-18 ini masih tetap terus mengobarkan semangat gotong royong kepada rakyat. Mereka terus berjuang meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta untuk demi tercapainya kemanunggalan TNI - Rakyat.

”Progres ini luar biasa. Yang di mana masyarakat di tiga tempat itu saling bantunya patut diacungi jempol. Pada saat virus corona merebak, tetap semangat. Ya tentu, sesuai SOP,” katanya dalam rilis yang dikirimkan kepada Borneonews pada Jumat, 3 April 2020.

Fahmi menuturkan, Satgas TMMD ke-107 Kodam XII/Tpr juga melakukan kerja ekstra yakni mensosialisasikan pola hidup sehat dan bersih atau PHBS kepada masyarakat di lokasi sasaran TMMD. Sebab, hal itu penting dilakukan guna memutus mata rantai sebaran COVID-19.

”Kuncinya, tetap waspada, tenang. Jangan panik. Hidup sehat. Selalu budayakan cuci tangan. Dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa tentu juga dengan tetap menjaga kesehatan pada saat melakukan tugas di lapangan. Ini tugas mulia. Saya percaya, apa yang dilakukan di lapangan oleh personel Satgas TMMD akan mendapat berlipat ganda pahala,” tambahnya.

Sampai dengan saat ini, kata Fahmi, kemajuan fisik pekerjaan di tiga wilayah tersebut cukup signifikan. Dirincikan olehnya, untuk di Kodim 1011/Klk yang dilaksanakan di Desa Terusan Baguntan Raya dan Desa Terusan Karya Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas sampai dengan sekarang pembangunan jalan sudah mencapai 3.600 Meter dari target 4.000 Meter dengan lebar 4 Meter. Sedangkan pembuatan jembatan sudah berhasil diselesaikan sebanyak 8 unit dari target sebanyak 9 unit. Dan untuk perehaban Masjid Darul Falah hingga saat ini sudah mencapai 80 persen.

Untuk di Kodim 1204/Sgu yang dilaksanakan di Desa Sungai Batu, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Satgas TMMD sudah berhasil melaksanakan pembangunan fisik berupa peningkatan badan jalan sepanjang 9.860 Meter dari target sepanjang 11.600 Meter. Selain itu sudah berhasil menyelesaikan pembuatan 2 unit jembatan ukuran 4 x 4 meter dan perehaban 3 unit jembatan ukuran 4 x 4 Meter, 4 x 5 Meter dan 4 x 6 Meter. Serta sudah berhasil memasang 2 unit gorong-gorong.

Lanjut Kapendam merincikan, untuk di Kodim 1207/BS yang dilaksanakan di Desa Pal Sembilan, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Satgas TMMD sudah berhasil melaksanakan pembangunan fisik berupa rabat beton jalan sepanjang 680 Meter dari target sepanjang 1.200 Meter. Dan telah melaksanakan pembuatan jembatan sebanyak 9 unit dari target sebanyak 13 unit.

"Kemajuan pekerjaan yang signifikan ini tidak terlepas dari adanya peran serta dari masyarakat yang setiap hari bersama dengan Satgas TMMD bergotong royong melaksanakan pekerjaan fisik,” jelasnya.

Berita Terbaru