Pemeriksaan OPD Pernah Berinteraksi dengan Pasien Positif Covid-19 Berlanjut Hingga Malam Ini, 10 Orang dari Pakistan

  • Oleh Wahyu Krida
  • 03 April 2020 - 23:35 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemeriksaan Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang pernah berinteraksi dengan seorang pasien positif covid-19 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang dirawat di ruang karantina RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun terus berlanjut hingga Jumat malam, 3 April 2020.

Kepala Bidang Pencegahan dan  Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kobar Sulkan menjelaskan sejak dilakukannya pemeriksaan usai salat Jumat hingga Pukul 17.00 WIB terdapat 18 orang yang sudah diperiksa di Masjid Islamic Center menggunakan rapid test.

"Berdasarkan pemeriksaan rapid test ke 18 OPD tersebut hasilnya negatif covid-19. Walau demikian mereka diwajibkan melakukan karantina mandiri di rumahnya masing-masing. Selain itu  kondisi kesehatannya tetap dalam pemantauan  Petugas Puskesmas setempat," jelas  Sulkan.

Saat digelar rapid test di Islamic Center tersebut, menurut Sulkan juga dilakukan pemeriksaan terhadap 10 orang jemaah tabligh asal Pakistan yang kebetulan pernah melakukan interaksi dengan SB pasien positif covid-19.

"Dengan kesadaran sendiri Jemaah tabligh asal Pakistan tersebut meminta untuk diperiksa oleh paramedis. Syukurlah hasilnya negatif," jelas Sulkan.

Juru bicara tim gugus pencegahan dan penanggulangan covid-19 Pemkab Kobar Rodi Iskandar menjelaskan malam harinya dilakukan pemeriksaan pada 21 ODP yang dikarantina di Pangkalan Lada.

"Pemeriksaan 21 OPD tersebut dilakukan di Labkesda Kobar Jalan Pangeran Antasari saat ini proses pemeriksaan rapid test masih berlangsung," jelas Rodi. (WAHYU KRIDA/B-5)

Berita Terbaru