Minim APD Medis, RSUD Lamandau Produksi Pelindung Wajah dari ATK

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 06 April 2020 - 06:00 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Di tengah sulitnya Alat Pelindung Diri (APD) standar medis, Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Daerah (BLUD-RSUD) Lamandau melakukan berbagai cara memenuhi kebutuhan medisnya.

Seperti yang kini diupayakan adalah memproduksi APD, khususnya face shield atau pelindung wajah dengan bahan-bahan terbuat dari alat tulis kantor (ATK).

"Atas inisiatif teman-teman pegawai, kita buat sejenis face shield atau pelindung wajah, kita buat secara mandiri," ungkap Direktur RSUD Lamandau dr Ning Agustina.

Dr Ning, sapaan karib Ning Agustina, menyebut ide pembuatan APD, khususnya pelindung wajah itu datang dari para pegawai RSUD Lamandau di tengah sulitnya mendapatkan APD medis. Pembuatannyapun dilakukan oleh para pegawai dan staf RSUD secara mandiri.

Meskipun dinilai sangat jauh dari standar medis, tapi pelindung wajah yang berbahan ATK tersebut dinilai cukup bermanfaat dibanding tidak menggunakannya sama sekali, terlebih bahan-bahannya masih mudah didapat. 

"Bahan-bahan pembuatan face shield ini antara lain, map snelchecter dan plaatiknya, kemudian karet yang umumnya digunakan untuk bahan karet celana, serta staples. Itu saja," jelas dia.

Dr Ning juga memastikan bahwa RSUD Lamandau sangat membuka diri kepada siapa saja donatur yang ingin ambil bagian dalam upaya penanggulangan Covid-19, dalam hal apapun dan jenis apapun.

"Kita sangat terbuka, terlebih lagi untuk APD medis berbagai jenis yang saat ini kondisinya sangat terbatas dan sangat kami perlukan," tukas dia. (HENDI NURFALAH/m)


TAGS:

Berita Terbaru