48 ODP Covid-19 di Lamandau Tersebar di 6 Kecamatan, Ini Rinciannya

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 06 April 2020 - 06:20 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Hingga Minggu 5 April 2020, tercatat ada 48 warga kabupaten Lamandau berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19. 48 orang tersebut tersebar di 6 kecamatan.

"Warga kita (Kabupaten Lamandau) yang saat ini berstatus ODP Covid-19 berjumlah 48 orang, tanpa ada warga yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan maupun positif Covid-19. Adapun sebaran ODP ada di enam kecamatan," kata Bupati Hendra Lesmana, di Nanga Bulik, Minggu 5 April 2020.

Dari enam kecamatan, jumlah ODP terbanyak ada di Kecamatan Bulik, tepatnya di Kelurahan Nanga Bulik dengan jumlah sebanyak 23 orang.

"Kecamatan Bulik ada 31 orang, dengan 23 di antaranya ada di kota Nanga Bulik," sebut Bupati yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Lamandau itu.

Selain Kelurahan Nanga Bulik, ODP yang ada di Kecamatan Bulik juga tersebar di tiga desa lainnya, meliputi Desa Bumi Agung sebanyak dua orang, Desa Arga Mulaya dua orang, serta Desa Batu Kotam dua orang.

Adapun untuk lima kecamatan lainnya meliputi kecamatan Sematu Jaya sebanyak dua ODP yang masing-masing ada di Desa Jangkar Prima serta Desa Wonorejo, kemudian untuk kecamatan Menthobi Raya dengan empat ODP meliputi Desa Bukit Raya dua orang dan Desa Sumber Jaya dua orang.

Kecamatan Belantikan Raya dengan tiga ODP, masing-masing ada di Desa Petarikan, Sumber Cahaya dan Desa Bayat. Untuk Kecamatan Delang dengan satu ODP ada di Kelurahan Kudangan. Sedangkan Kecamatan Lamandau dengan enam ODP yang masing-masing ada di Desa Samu Jaya tiga orang, Kelurahan Tapin Bini satu orang, Desa Penopa satu orang dan Desa Bakonsu satu orang.

"Adapun satu orang ODP lagi adalah pendatang yang tidak memiliki tempat tinggal atau domisili di Lamandau," tukas Bupati Hendra. (HENDI NURFALAH/m)

Berita Terbaru