Unik, Kepala Disbudpar Kalteng Doa Menolak Corona dengan Untaian Karungut

  • Oleh Testi Priscilla
  • 06 April 2020 - 14:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Disbudpar Kalteng Guntur Talajan punya cara untuk untuk mengeluarkan imbauan terkait corona atau Covid-19 yakni dengan membuat lirik untanian karungut berjudul Doa Menolak Corona.

"Saya membuat kerungut dengan judul Doa Menolak Corona dengan harapan wabah corona ini cepat berlalu dengan doa-doa yang kita sampaikan pada Tuhan maha Pencipta. Kenapa melalui karungut, karena itulah sebenarnya yang orang Dayak lakukan, para leluhur kita lakukan pada zaman dahulu, menaikan doa pada Tuhan melalui untaian karungut," kata Guntur kepada Borneonews pada Senin, 6 April 2020.

Meskipun karungut adalah budaya Dayak, namun Guntur membuat lirik Doa Menolak Corona ini dalam bahada Indonesia.

"Saya buat liriknya dalam bahasa Indonesia supaya yang bukan orang Dayak pun dapat mengerti apa yang sedang kita doakan dan bisa sama-sama mendoakannya," tambah Guntur lagi.

Lirik Karungut "Doa Manolak Corona" ciptaan Guntur Talajan ini berbunyi demikan seperti ditulis Borneonews.co.id.


"Hari ini kita di sini memuji Tuhan dengan kacapi
Kacapi dayak musiklah asli, karungut deder sambil menari
Kacapi Daud musik rohani, mohon khidmat main kacapi
Saat ini kami khawatir dan sunyi korona virus covid selalu menghimpit

Tuhan yang kuasa gembala kita punya kuasa, menyembah kita
Perawat dan dokter petugas kita, obat Dayak kita berguna juga
Tuhan yang Esa gembala kita mari berdoa datang memuja

Umat manusia sebagai domba, alam semesta miliklah kita
Anak esun Tambun Bungai, keleh melai je keleh melai
Nanjung netei ela barangai, harajur berdoa ela lalai". (TESTI PRISCILLA/B-5)

Berita Terbaru