Karena Virus Corona, Puluhan Miliar Proyek DAK Fisik untuk Lamandau Dibatalkan

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 07 April 2020 - 02:40 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Wabah virus corona atau Covid-19 ternyata tidak hanya mengancam keselamatan jiwa, namun juga telah mengacaukan berbagai program, termasuk rencana pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lamandau.

Betapa tidak, akibat wabah ini sejumlah kegiatan pembangunan di Lamandau yang didanai oleh dana alokasi khusus (DAK) fisik terpaksa harus dibatalkan.

"Proyek fisik tahun ini yang didanai DAK terpaksa dibatalkan," ungkap Pejabat Sekda Lamandau, Masrun Senin 6 April 2020.

Masrun menjelaskan khusus DAK, pembatalan terpaksa dilakukan setelah terbitnya surat Menteri Keuangan pada 27 Maret 2020 perihal penghentian proses pengadaan barang dan jasa yang didanai DAK fisik tahun anggaran 2020.

Dengan kondisi itu maka besaran nilai anggaran kegiatan yang dibatalkan pelaksanaannya untuk di Lamandau mencapai Rp 50 miliar lebih. Jumlah ini setelah kegiatan yang dibiayai dari dana itu dan ada yang sudah teken kontrak.

"Jumlah detailnya saya lupa, tapi sekitar itu. Karena sebelum adanya kebijakan pembatalan ini ada beberapa pekerjaan yang sudah berjalan seperti pekerjaan yang proses lelangnya telah dilakukan tahun lalu," jelasnya.

Masrun memastikan pembatalan proyek yang didanai DAK hanya berlaku untuk proyek fisik, tapi tidak untuk DAK bidang kesehatan dan bidang pendidikan.

"Proyek yang dibatalkan adalah DAK fisik selain DAK kesehatan dan pendidikan," tukasnya. (HENDI NURFALAH/B-6)

Berita Terbaru