Hingga Hari ke-2 Hanya 25 ODP Covid-19 Ikuti Rapid Test di Lamandau

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 07 April 2020 - 06:00 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten Lamandau sedang melakukan rapid test bagi warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19. Tes berlangsung di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Lamandau. Hingga hari kedua, jumlah ODP yang mengikuti rapid test tersebut hanya berjumlah 25 orang.

"Hingga hari kedua rapid test ini, baru 25 ODP saja yang datang dan ikut. Artinya di hari kedua ini hanya ada tambahan sebanyak 15," kata Bupati Hendra Lesmana, di Nanga Bulik, Senin 6 April 2020.

Sebanyak 25 orang yang telah mengikuti rapid test tersebut merupakan ODP Covid-19 dengan latar belakang serta riwayat perjalanan berbeda-beda. Mereka terdiri dari berbagai kategori usia, mulai dari balita hingga yang sudah lanjut usia.

Dari 25 ODP Covid-19 di Kabupaten Lamandau yang sudah menjalani rapid test tersebut diketahui bahwa hasilnya negatif corona. Meski begitu, semuanya tetap diminta melakukan isolasi mandiri.

Seperti diketahui, rapid test atau tes kilat yang dilakukan merupakan skrining awal untuk mendeteksi antibodi yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona. Antibodi itu akan dibentuk oleh tubuh jika ada paparan virus Corona.

"Karena baru 25 orang saja yang telah menjalani rapid test, maka kami pastikan rapid test khusus untuk warga dengan status ODP ini masih akan berlangsung di hari berikutnya. Terlebih, hari ini (Senin 6 April 2020) telah ada tambahan jumlah ODP sebanyak 10 orang, sehingga ODP Covid-19 di Lamandau saat ini berjumlah 58 orang," tukas Bupati Hendra Lesmana. (HENDI NURFALAH/m)

Berita Terbaru