Tak Ada Pelamar Lolos Posisi Direktur Perusda Bajurung Raya

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 07 April 2020 - 15:25 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Seiring berakhirnya masa jabatan direksi Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Bajurung Raya lama, Januari lalu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau resmi mengumumkan rekrutmen calon direksi yang baru.

Saat dikonfirmasi, ketua Tim Seleksi yakni Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Lamandau, H Masrun, mengatakan, dari tujuh orang pelamar yang lolos administrasi, satu orang di antaranya mengundurkan diri.

"Hingga tahap wawancara fit and proper test, ada enam orang karena ada satu orang yang mengundurkan diri. Akan tetapi, pada tahap wawancara fit and proper test, tidak ada satupun peserta yang lulus seleksi," ungkapnya, Selasa 7 April 2020.

Masrun menyebut, ketidaklulusan peserta dalam tahap wawancara fit and proper test, dikarenakan skor yang diperoleh peserta tidak ada yang mencapai 400 poin.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lamandau itu juga menyampaikan, para panelis yang terdiri dari sejumlah pejabat di Pemkab Lamandau memberi penilaian terhadap visi dan misi yang dipresentasikan para calon.

"Skor akumulasi yang diperoleh peserta minimal harus 400 poin. Tetapi semua peserta skornya di bawah itu," ujarnya.

Akibat tak ada pelamar yang dinyatakan lolos, Pemkab Lamandau bakal kembali menggelar rekrutmen calon direksi Bajurung Raya. Namun hingga kini belum ada kepastian waktu mengingat saat ini sedang terfokus dalam melakukan penanggulangan virus Corona.

Rekrutmen calon direksi Bajurung Raya akan dijadwal ulang setelah wabah Corona ini selesai. "Mudah-mudahan cepat selesai wabah ini sehingga tidak mengganggu aktivitas pemerintahan dan masyarakat, khususnya di Lamandau," tukasnya.
(HENDI NURFALAH/m)

Berita Terbaru