Stok Darah Menipis di Kotawaringin Timur Saat Wabah Corona

  • Oleh Naco
  • 08 April 2020 - 19:55 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur menipis di tengah wabah corona. Beruntung, masih ada sebagian warga yang bersedia mendonorkan darahnya.

Berkaitan dengan pandemi Covid-19 memang sejumlah masyarakt yang biasanya rutin melakukan donor darah, tidak banyak lagi melakukannya.

Kepala Unit Donor Darah PMI Kotim, dr Yuendri Irawanto mengatakan stok darah terutama untuk golongan B dan O mulai menipis.

"Donor darah tetap bisa dilakukan secara rutin, sesuai dengan protap keamaanan Covid-19. Dan memang kali ini, jumlahnya tidak banyak seperti biasanya," kata Yuendri, Rabu, 8 April 2020.

Ia juga mengatakan, sebelum adanya Covid-19 ini banyak perusahaan-perusahaan yang rutin bekerjasama untuk melakukan donor darah.

Dia menjelaskan, sebelum melakukan donor darah ruangan disemprot disinfektan terlebih dahulu. Mereka yagn menjalankan tugas juga menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lainnya. Sehingga, donor darah aman dilakukan.

"Kami mengajak masyarakat agar tetap melakukan donor darah, bahkan saya rutin mengajak melalui media sosial. Di saat seperti ini tetap harus membantu sesama," katanya.

Dia menambahkan, berdasarkan penelitian dari Amerika Serikat bahwa vaksin untuk Covid-19 bisa menggunakan darah dari pasien yang sudah sembuh Covid-19 ini. Sehingga kemungkinan akan dibutuhkan lebih banyak lagi darah nantinya.

Selain itu, pasien lainnya yang berada di rumah sakit juga masih membutuhkan beberapa kantong darah. Seperti pasien yang baru melahirkan, gagal ginjal, maupun yang lainnya.

Persediaan darah di UTD PMI Kotawaringin Timur, Kamis 8 April 2020 pukul 08.24 WIB yaitu golongan A ada 74 kantong, golongan B ada 27 kantong, golongan O ada 16 kantong, dan golongan AB ada 7 kantong. (NACO/B-11)

Berita Terbaru