Pemkab Sukamara Alihkan 2 Persen Anggaran Pekerjaan Fisik Untuk Tangani Covid-19

  • Oleh Norhasanah
  • 09 April 2020 - 14:55 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten Sukamara juga akan mengambil 2 persen anggaran fisik untuk dialihkan dalam penanganan, pencegahan dan dampak yang ditimbulkan dari Covid-19.

"Kegiatan fisik itu kita ambil 2 persen dari seluruh dinas," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sukamara, Sutrisno, Kamis, 9 April 2020.

Menurutnya, anggaran-anggaran yang dipotong dari beberapa kegiatan tersebut nantinya akan dikumpulkan dan masukkan ke rekening BTT atau Biaya Tidak Terduga.

"Kenapa kita masukan ke BTT, kalau nantinya seandainya terjadi lonjakan pasien, maka dana yang ada di biaya tidak terduga ini dalam waktu 1 hari bisa kita cairkan," ujarnya.

"Tetapi kalau anggarannya masih tersebar dimana-mana, itu prosesnya cukup lama," imbuhnya.

Sekda menuturkan, pihaknya telah menerima surat dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri, bahwa pemda diperintah untuk refocusing anggaran.

"Selain fisik, untuk anggaran bimtek pegawai negeri dan perjalanan dinas juga kita potong antara 25 persen sampai 50 persen," tukasnya. (NORHASANAH/B-7)

Berita Terbaru