Wilayah Pesisir Sukamara Rasakan Dampak Dari Covid-19

  • Oleh Norhasanah
  • 09 April 2020 - 15:05 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Akibat merekabaknya virus Corona di beberapa wilayah, membuat perekonomian masyarakat di wilayah pesisir Kabupaten Sukamara mengalami kesulitan.

"Untuk Kecamatan Jelai dan Pantai Lunci itu sekarang sudah merasakan dampak dari Covid-19 ini," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sukamara, Sutrisno, Kamis, 9 April 2020.

Menurutnya, akibat merebaknya kasus Corona virus di beberapa wilayah Indonesia, hasil tangkap nelayan di dua kecamatan tersebut mulai sulit dijual, mengingat selama ini pengepul berasal dari luar daerah.

"Meskipun mereka pergi melaut tetapi hasil ikannya tidak ada yang beli, karena sekarang tidak ada lagi pengepul yang datang ke sana," ujarnya.

Meskipun ikan masih bisa dijual ke wilayah terdekat, namun tetap tidak bisa menampung semua hasil tangkapan nelayan. Kondisi ini cukup memberatkan warga pesisir.

"Tentunya hal ini juga menjadi pikiran kita bersama," imbuhnya.

Untuk penanganan, pencegahan dan dampak dari Covid-19, Pemerintah Kabupaten Sukamara akan refocusing anggaran, dimana anggaran yang dialihkan adalah kegiatan fisik  sebanyak dua persen dari semua dinas, bimtek pegawai negeri dan perjalanan dinas dipotong antara 25 persen sampai 50 persen. (NORHASANAH/m)

Berita Terbaru