Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kotawaringin Barat Perketat Pengawasan hingga Desa dan Kelurahan

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 09 April 2020 - 17:25 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Barat memerketat pengawasan di desa dan kelurahan. Selain itu juga menggalakkan isolasi mandiri. Hal itu seiring dengan jumlah peningkatan pasien positif covid-19 per hari ini, Kamis, 9 April 2020 menjadi 4 orang.

"Langkah gugus tugas yakni peningkatan isolasi mandiri di tingkat desa dan kelurahan, khususnya di daerah dengan kode PDP dan positif, serta orang se-cluster dengan PDP atau positif covid-19," ujar Bupati Kobar, Nurhidayah, Kamis, 9 April 2020.

Nurhidayah menyampaikan, langkah selanjutnya yaitu meningkatkan pengawasan di semua pintu masuk Kabupaten Kotawaringin Barat, menggalakkan karantina atau isolasi mandiri selama 14 hari bagi warga yang baru datang dari wilayah terjangkit.

Selain itu, langkah lainnya, pemkab sudah ada skema pertama untuk pembagian bantuan kebutuhan pokok, guna meningkatkan ketahanan pangan dan imunitas, khususnya bagi masyarakat terdampak dan rentan.

Lainnya, upaya penguatan sumber daya kesehatan dengan mengoperasikan rumah sakit darurat penanganan Covid-19, yaitu Kesuma dan persiapan rumah sakit LPTQ.

"Kita semua berupaya maksimal, dalam situasi sinergi yang saling mengisi untuk mempercepat penghentian penyebaran Covid-19 di Kobar," kata dia.

Bupati juga berpesan ke seluruh pihak untuk tidak melaksanakan kegiatan keagamaan di tempat-tempat ibadah, sesuai dengan imbauan pemerintah dan Fatwa MUI.

Dia junga ingin masyarakat tetap semangat, waspada, dan tidak menjustifikasi yang berdampak kepada stigma negatif bagi ODP, PDP, dan pasien positif Covid-19. Begitu pula terhadap keluarga kelompok dan lingkungannya.

"Tetap jaga jarak dalam berkomunikasi sosial dengan siapapun, bila bepergian ke luar rumah tetap selalu menggunakan masker, kalau tidak ada masker medis sesuai anjuran WHO dapat menggunakan masker non medis atau makser kain," tutupnya. (DANANG/B-11)

Berita Terbaru