Gereja Bethany Indonesia Kapuas Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Covid-19

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 09 April 2020 - 18:31 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pengurus Gereja Bethanyi Indonesia Kabupaten Kapuas menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu, terutama yang terdampak ekonomi akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Pemberian bantuan itu sebagai bentuk kepedulian kalangan Jemaat Gereja Bethany Indonesia Kapuas yang prihatin dan ingin ikut serta membantu pemerintah daerah dalam menanggulanginya.

Bantuan yang disalurkan dari hasil sumbangan seluruh jemaat. Mereka melakukan aksi berbagi kasih kepada warga yang kurang mampu dengan memberikanya beberapa paket sembako di seputaran Kota Kuala Kapuas, Kamis, 9 April 2020.

Pendeta Widynata Harianto yang secara langsung ikut dalam aksi tersebut usai membagikan paket-paket sembako kepada para abang-abang becak mengatakan sebagai bentuk kepedulian seluruh jemaat gereja terhadap sesama, yang tujuanya adalah untuk meringankan sedikit beban bagi para warga membutuhkan.

“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini dapat memberikan manfaat , dan membantu Pemerintah Daerah dalam upaya menanggulangi dampak dari Covid-19, sebab kami percaya segala apapun yang dilakukan dari yang baik maka semua hasilnya juga akan baik pula," ucapnya.

Selain itu, terkait pelaksanaan perayaan Paskah terlebih pelaksaan ibadah di pekuburan, diharapkan seluruh jemaat untuk selalu turut serta mengikuti anjuran yang telah tetapkan pemerintah dan dalam melaksanakan ibadah dapat dilaksanakan di rumah saja, serta hanya perwakilan keluarga saja kalau memang untuk menyalakan lilin.

Demikian juga pada pelaksaan ibadah Minggu dan hari-hari lainya itu para petugas saja yang hadir sementara jemaat hanya mengikuti atau melaksanakan di rumah dengan melewati live steraming baik FB, Instagram.

Sementara itu Koordinatoor Aksi Christin menyebutkan bahwa paket sembako yang dibagikan hasil sumbangan seluruh Jemaat Gereja Bethany Indonesia Kapuas ini berupa beras, minyak goreng, mie instan, sarden, gula, kopi, dan teh dan lainnya, untuk hari ini telah membagikan sekitar 150 paket.

“Kita melaksanakan pemberian secara estafet pak, sebenarnya masih ada lagi namun untuk menghindari adanya penumpukan massa maka kami langsung memilah dan memberhentikan orang yang kami rasa memerlukanya," ucapnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)

Berita Terbaru