Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pasaman Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pasar Ramadan Ditutup, Pedagang Diajak Manfaatkan Layanan Online

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 22 April 2020 - 20:25 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Situasi tanggap darurat pandemi Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengakibatkan pasar ramadan ditiadakan. Anggota DPRD Kobar memberikan solusi agar pedagang pasar ramadan bisa memanfaatkan layanan online dan delivery.

Anggota DPRD Kabupaten Kobar Sri Lestari mengatakan, kondisi saat ini mengahruskan seseorang menjalankan masa sosial distancing di rumahnya masing-masing. Untuk itu, para pedagang maupun ibu rumah tangga (IRT) harus bisa tetap produktif.

"Dalam situasi saat ini mengharuskan kita tetap dirumah, meskipun di rumah para pedagang pasar ramadan atau IRT yang punya usaha jualan, bisa memanfaatkan sistem online," ujarnya, Rabu, 22 April 2020.

Anggota DPRD Kabupaten Kobar dari Fraksi Partai Gerindra Sri Lestari mengajak, para pedagang harus bisa memanfaatkan layanan online, dengan sitem delivery. Begitu juga bagi IRT yang membuka usaha menjual wadai atau makanan lainnya untuk buka puasa dan sahur, dapat memanfaatkan sistem digital ini.

“Tawarkan produk dagangan dengan memanfaatkan sosial media dan layanan online lainnya, dalam kondisi saat ini kita harus tetap produktif," ungkapnya.

Ditambahkan Sri Lestari, bagi warga khususnya para IRT jika memiliku waktu luang, dapat memanfaatkan lahan kosongnya untuk bercocok tanaman sayur.

"Gunakan tempat-tempat bekas sebagai pot untuk menanam sayur mayur, atau sistem hydroponik," tandasnya. (DANANG/B-7)

Berita Terbaru