Gerombolan Remaja Malah Balapan Liar di Tengah Wabah Covid-19

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 27 April 2020 - 12:50 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Gerombolan remaja di Pangkalan Bun malah melakukan aksi balapan liar di tengah wabah covid-19, Senin, 27 April 2020 sekitar pukul 05.00 WIB. Balapan liar itu terjadi di Jalan Sutan Syahrir.

Tak ayal, Polsek Arut Selatan (Arsel) yang menerima laporan tersebut segera mendatangi lokasi dan melakukan penertiban. Ada 3 unit motor tidak dalam kondisi standar dan 4 pembalap liar yang 1 diantaranya perempuan dibawa ke Polsek Arsel.

Kapolsek Arsel, AKP Wihelmus Helky menjelaskan saat penertiban, personelnya  langsung memasang pagar betis dan menutup setiap persimpangan dengan mobil dan truk.

“ADa pembalap liar yang kabur dan meninggalkan motornya begitu saja, namun ada juga yang nekat berupaya menerobos pagar betis petugas. Bukan itu saja penonton balap liar yang motornya parkir di pinggir jalan juga dirazia," jelasnya.

Kapolsek menjelaskan, saat diperiksa, banyak pemilik motor yang tertangkap tidak bisa menunjukkan kelengkapan administrasinya seperti SIM dan STNK.

“Ada juga motor tanpa plat nomor dan modifikasi. Kami belum tahu, apakah sepeda motor itu suratnya lengkap atau tidak. Kami masih menunggu pemiliknya untuk mengambil sepeda motor tersebut," Wihelmus.

Dia menambahkan, mayoritas pembalap liar yang tertangkap masih berstatus pelajar. Selain diwajibkan membawa kelengkapan seperti STNK dan BPKB, mereka juga diminta membawa persyaratan lain.

"Persyaratan tersebut yaitu surat pernyataan dari orangtua dan surat keterangan dari kepala sekolahnya. Kemudian yang bersangkutan juga diwajibkan melengkapi spare part motornya secara langsung di mapolsek. Spare part yang tidak sesuai standar langsung disita dan nanti dimusnahkan," jelas Kapolsek Arut Selatan. (WAHYU KRIDA/B-11)

Berita Terbaru