Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Rembang Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Gula Murah Ludes Terjual Pada Operasi Pasar di Kecamatan Kahayan Hilir

  • Oleh James Donny
  • 30 April 2020 - 17:55 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Operasi pasar yang menjual gula murah di halaman Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Pulang Pisau ludes terjual.

Kepala Disperindagkop Pulang Pisau, Elieser Jaya mengatakan penjualan gula dengan harga yang sudah disubsidi pemerintah tersebut untuk menekan tingginya harga gula di pasaran, dan memprioritaskan penjualan tersebut kepada masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi.

Saat dibuka, pasar murah Disperindagkop Pulang Pisau ini langsung mendapatkan sambutan sangat antusias dari masyarakat di Kecamatan Kahayan Hilir, Kamis, 30 April 2020.

Antusiasme warga tersebut segera diantisipasi petugas Polsek Kahayan Hilir, TNI, dan Gugus Tugas Covid-19, dengan menganjurkan pengunjung melakukan protokol pencegahan Covid-19, yakni pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak antara pengunjung.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Kahayan Hilir, TNI dan tim Gugus Tugas Covid-19 yang telah membantu sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik hingga selesai," ujar Kepala Disperindagkop Pulang Pisau, Elieser Jaya.

Dalam operasi pasar yang di gelar di halaman Kantor Disperindagkop tersebut, panitia menyiapkan sebanyak 3,5 ton gula pasir dengan harga Rp12.500 per kg. Harga tersebut jauh lebih murah dari harga di pasaran yang mencapai Rp 19.000 sampai Rp 23.000 per kg. Masing-masing pengunjung hanya dibatasi 3 kg per kepala keluarga.


Pada operasi pasar yang digelar di semua Kecamatan, Disperindagkop Pulang Pisau menyiapkan 15 ton gula pasir.

Elieser Jaya mengatakan 15 ton gula tersebut akan disalurkan pada operasi pasar di Kecamatan Kahayan Hilir 3,5 ton, Kecamatan Maliku dan Pandih Batu masing-masing 2 ton, dan 7,5 ton disalurkan ke Kecamatan Jabiren Raya, Kecamatan Sebangau Kuala, Kecamatan Kahayan Kuala, Kecamatan Banama Tingang dan Kecamatan Kahayan Tengah, masing-masing dijatah sebanyak 1,5 ton. (JAMES DONNY/m)

Berita Terbaru