Masuk Zona Merah Covid-19, Masyarakat Sukamara Diharapkan Terapkan Protokol

  • Oleh Norhasanah
  • 05 Mei 2020 - 22:01 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Masuknya Kabuaten Sukamara dalam zona merah, maka masyarakat diharapkan bisa mengikuti anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

"Menghadapi situasi ini, tidak ada pilihan lain selain mengikuti anjuran pemerintah," kata Juru Bicara Relawan Jaga Kampung (GJK) Sukamara, M Saleh, Selasa, 5 Mei 2020.

Protokol yang diberikan belum berubah yakni memakai masker, sering cuci tangan, jaga jarak atau fisical distancing, tidak keluar rumah jika tidak penting, segera lapor jika mengalami gejala yang mirip dengan Covid-19 dan lainnya.

"Jangan lupa segera laporkan apabila ada warga yang baru datang. Jangan cuek, kita tidak boleh main-main atau anggap sepele kasus positif yang kita hadapi," ujarnya.

Saleh menambahkan dengan positifnya warga Desa Sungai Damar, Kecamatan Pantai Lunci, maka potensi yang muncul patut diantisipasi.

"Potensi ini patut diantisipasi, mengingat ada 7 ODP yang tersebar di 3 kecamatan," ucapnya. "Yang perlu diingat, kasus pertama ini berasal dari OTG yang kemungkinan besar telah berinteraksi dengan keluarga atau orang lain," tambahnya.

Saleh melanjutkan, bahwa analisasi tersebut bukan untuk menimbulkan kepanikan di masyarakat, tapi bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat agar lebih hati-hati. "Sekali lagi untuk kewaspadaan," tukasnya. (NORHASANAH/B-6)

Berita Terbaru