Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Tanjung Jabung Barat Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Begini Cara Tersangka J Oplos Beras Dicampur Bahan Kimia

  • Oleh Wahyu Krida
  • 11 Mei 2020 - 12:31 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Agar mendapatkan keuntungan lebih dalam bisnis beras, LJ alias J warga Jalan Ahmad Yani nomor 15 Gang Tapah RT 14 Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel) Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) mencampurkan beras lama yang diputihkan dengan bahan kimia dengan beras yang baru.

Pasca penangkapannya Sabtu, 9 Mei 2020 diketahui cara tersangka mengoplos beras dan dijual kembali dengan harga normal.

"Tersangka memang membeli beras dari Jawa dan menjualnya keberbagai toko di Kobar, Sukamara, dan Lamandau. Namun bila berastidak laku, rusak dan busuk, maka beras kembali ditarik tersangka dan disimpannya di gudang miliknya," jelas Wakapolres Kobar Kompol Boni Ariefianto, Senin, 11 Mei 2020.

Menurutnya beras yang busuk dan rusak kemudian dikeluarkan dari karung dan dihampar di terpal. "Kemudian beras yang rusak tersebut diberi bahan kimia yaitu alumunium prosphide 56 persen insektisida untuk menghilangkan kutu dan ditutup dalam terpal selama seminggu," jelasnya.

Menurutnya seminggu kemudian terpal di buka dan ditaburkan lagi keatas terpal lain sambil diberikan udara dari kipas angin agar kutu yang telah mati bisa terlepas dari beras.

"Setelah bersih, beras tersebut dioplos dengan beras baru dengan komposisi 50 : 50. Kemudian beras dimasukkan ke dalam karung dan dijual lagi kepasaran," jelasnya. (WAHYU KRIDA/)

Berita Terbaru