Ini Sanksi Diberikan Satpol PP Kapuas ke Pemuda tak Pakai Masker dan Berkumpul

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 14 Mei 2020 - 14:00 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kapuas kembali menemukan sejumlah pemuda yang asik nongkrong tanpa masker dan harus berurusan dan diberikan sanksi ringan.

Sejumlah pemuda itu kedapatan lagi nongkrong di kawasan KP3, GPU dan Taman di Kuala Kapuas.

Apalagi di tengah libur sekolah ini pemuda yang dinilai membandel serta tidak mentaati aturan physical distancing atau jaga jarak fisik, dan wajib pakai masker diberikan sanksi dengan push-up dan menandatangani surat pernyataan serta di foto sebelum disuruh pulang kerumah.

Sekertaris Satpol PP dan Damkar Kapuas Teguh Yunianto mengatakan tindakan itu dilakukan untuk memberikan efek jera kepada para pemuda yang tak mungunakan masker di luar rumah.

"Kami hanya memberikan tindakan berupa Push up dan mereka kami foto/video dengan pernyataanya akan kami upload ke media sosial," ucap Teguh, Kamis, 14 Mei 2020.


Ia menjelaskan bahwa setiap hari rutin melakukan patroli pengawasan dan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk bersama sama mengantipasi penyebaran covid-19 di Kabupaten Kapuas.

"Dan bagi masyarakat yang keluar rumah tanpa memiliki kepentingan mendesak harus segera pulang ke rumah, apabila terpaksa juga harus keluar rumah karena urusan mendesak harus memakai masker," pesannya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kapuas Syahripin mengatakan setelah tim sosialisasi satgas Covid-19 melaksanakan tugas beberapa waktu ke depan akan bertindak memberikan sanksi yang lebih tegas bagi masyarakat yang tidak mentaati himbauan pemerintah, dan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Untuk sementara ini SatPol PP dan Damkar hanya memberi edukasi disertai tindakan ringan," ucap Syahripin.

Menurut Syahripin mengunakan masker sangat penting untuk melindung diri, dan akan menertibkan masarakat yang tidak mengunakan masker serta membubarkan kerumunan masyarakat yang masih nongkrong di luar rumah,

"Kami berharap masyarakat bisa melindungi satu dengan lainya dan lebih menanamkan kesadaran akan pentingnya physical distancing di masa pandemi Covid-19 ini," pungkas Syahripin. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)

Berita Terbaru