Cina Kecam Upaya Peretasan Riset Vaksin Corona

  • Oleh Teras.id
  • 15 Mei 2020 - 10:11 WIB

TEMPO.CO, Beijing – Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan tuduhan pemerintah Amerika Serikat bahwa peretas asal Cina mencoba meretas hasil riset vaksin virus Corona atau Covid-19 sebagai pencemaran nama baik.

“Setiap tindakan untuk menyabotase secara online upaya penanganan penyakit ini harus dikecam,” kata Zhao Lijian, juru bicara kementerian Luar Negeri Cina, seperti dilansir Reuters pada Kamis, 14 Mei 2020.

Pernyataan ini menanggapi pemberitaan di dua media Amerika Serikat yaitu New York Times dan Wall Street Journal.

Kedua media melansir Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat atau FBI dan petugas siber meyakini sejumlah peretas atau hacker asal Cina mencoba mencuri hasil riset pengembangan vaksin virus Corona.

Petugas hukum dari FBI dan Homeland Security berencana mengeluarkan peringatan resmi seiring upaya perusahaan swasta dan pemerintah mencoba membuat vaksin virus Corona atau Covid-19 seperti dilansir New York Times dan Wall Street Journal.

“Para peretas menargetkan informasi dan hak kekayaan intelektual cara penangatan dan pengetesan virus Corona,” begitu dilansir Channel News Asia pada Senin, 11 Mei 2020.

Channel News Asia melaporkan kasus virus Corona pertama kali menyebar di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina bagian tengah.

Wabah ini menyebabkan sakit paru-paru parah dan telah menelan korban jiwa sebanyak sekitar 297 ribu jiwa dengan sekitar 4.4 juta orang terinfeksi virus Corona di 185 negara. Sebanyak sekitar 1.6 juta orang sembuh setelah dirawat dokter di seluruh dunia. (TERAS.ID)

Berita Terbaru