Penyiapan Uang Tunai pada Ramadan Ini Lebih Rendah 23,86 Persen

  • Oleh Testi Priscilla
  • 15 Mei 2020 - 13:10 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Rihando mengatakan, penyiapan uang tunai untuk keperluan Ramadan ini lebih rendah 23,86 persen dibandingkan tahun lalu.

"Penyiapan uang tunai pada Ramadan dan Idul Fitri tahun ini lebih rendah 23,86 persen dibandingkan dengan penyiapan tahun lalu yang kita siapkan sebesar Rp4,346 Triliun, sementara tahun ini hanya Rp3,309 Triliun," kata Rihando kepada Borneonews pada Jumat, 15 Mei 2020.

Menurut Rihando, Bank Indonesia telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp3,309 Triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kalteng selama Ramadan dan Idul Fitri 1441 H ini.

"Kebutuhan tersebut selain untuk mencukupi permintaan selama bulan Ramadan dan libur Idul Fitri, juga telah memperhatikan kebutuhan uang tunai dari kebijakan dan stimulus pemerintah kepada masyarakat selama periode penanganan dampak pandemi Covid-19," tuturnya.

Secara rinci, lanjut Rihando, uang rupiah tersebut diperuntukkan juga untuk melayani penukaran uang rupiah di kantor-kantor perbankan.

"Sementara itu di lima wilayah Kas Titipan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng yaitu Sampit, Pangkalan Bun, Lamandau, Buntok, dan Muara Teweh diperkirakan kebutuhan uang tunai mencapai Rp 1,284 triliun atau 52 persen, sedangkan di Palangka Raya Rp 1,180 triliun tau 48 persen," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/m)

Berita Terbaru